Festival di Yen Tu. Foto: VNA |
Pada konferensi pers mengenai Pameran Buddha Truc Lam Yen Tu dan program kesenian khusus untuk menyosialisasikan Warisan Budaya Dunia Yen Tu yang diadakan pada Senin sore (9 Februari), panitia penyelenggara mengumumkan bahwa ruang festival tersebut diperluas, sehingga mampu menciptakan ruang budaya yang menghubungkan komunitas secara erat.
Panitia penyelengara juga mengadakan pameran artefak Dinasti Tran dan berbagai dokumen berharga tentang Buddhisme Truc Lam; Pekan raya Produk OCOP dan kuliner dengan lebih dari 100 gerai yang menampilkan produk-produk kerajinan tangan artistik, barang-barang keagamaan dari perunggu dan kayu, produk khas daerah; serta ruang pengalaman dengan permainan rakyat, tarian naga dan barongsai, serta seni bela diri tradisional.








