Pengunjung mengalami kerajinan pernis di workshop. Foto: VOV |
Di ruang sakral Balai Desa Ha Vi, tempat pemujaan cikal bakal kerajinan pernis, Tran Lu, workshop tersebut membuka ruang diskusi yang menghubungkan seni pernis tradisional dengan kehidupan kontemporer. Terinspirasi oleh citra Santo Giong dalam legenda Vietnam, seniman Nguyen Tan Phat tidak hanya merekonstruksikan simbol pahlawan bangsa tetapi juga menanamkan semangat kontemporer melalui media pernis tradisional.
“Saya ingin menghidupkan kembali citra kuda dalam legenda, sebuah maskot kuda yang kuat dan memiliki aura, membawa semangat persatuan bangsa. Melalui tema workshop ini yaitu "Mengikuti Jejak Kaki Kuda Giong,", saya ingin menyampaikan kepada masyarakat nilai-nilai budaya yang diwakili oleh citra kuda Giong, yakni kekuatan dan semangat mengatasi kesulitan untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan”.
Pengalaman kegiatan pernis di jantung Kawasan Kota Tua Hanoi. Foto: VOV |
Workshop “Mengikuti jejak kaki kuda Giong” menjanjikan ruang pengalaman bagi masyarakat lokal dan wisatawan untuk lebih memahami dan menghargai nilai-nilai warisan tradisional bangsa.








