(VOVworld) - Uni Eropa sedang mempelajari penghapusan semua perintah embargo terhadap Myanmar pada bulan April mendatang setelah mengakui perubahan - perubahan positif belakangan ini tentang demokrasi di negara Asia Tenggara ini. Andris Piebals, anggota Uni Eropa urusan masalah perkembangan akan berkunjung ke Myanmar pada 12 Februari ini dan berencana akan menemui Presiden negeri tuan rumah Thein Sein dan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi.









