Kejadian tersebut dinilai memperlemah kesepakatan gencatan senjata selama empat bulan yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS).
Tahap selanjutnya dalam rencana Presiden AS, Donald Trump untuk menghentikan konflik Gaza meliputi: perlucutan senjata Hamas, penarikan serdadu Israel ke luar Gaza, dan pengerahan pasukan pemelihara perdamaian internasional. Namun Hamas terus menegaskan tidak akan menyerahkan senjata, sementara itu Tentara Israel terus menduduki wilayah Palestina. Sumber informasi dari pejabat Israel menunjukkan bahwa negara tersebut sedang bersiap untuk kembali ke peperangan komprehensif.








