Demikian penilaian sarjana Thailand, Kavi Chongkittavorn, pakar senior urusan masalah-masalah regional dalam wawancara dengan wartawan di Bangkok menjelang kunjungan resmi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) sekaligus Presiden To Lam beserta Istri ke Thailand pada 27 hingga 29 Mei.

Menurut sarjana Thailand, sehubungan dengan kunjungan resmi Sekjen sekaligus Presiden To Lam ke Thailand kali ini, kedua negara berupaya mencari peluang potensial untuk meningkatkan hubungan bilateral ke level yang lebih tinggi.

Sarjana Kavi Chongkittavorn menilai bahwa kunjungan Sekjen sekaligus Presiden To Lam berlangsung pada momentum yang sangat tepat karena beberapa alasan. Pertama, ekonomi Vietnam sedang tumbuh sangat stabil sebanyak 8 persen. Hal itu menjadikan Vietnam sebagai salah satu pendorong ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Yang kedua, adalah dengan posisi sebagai perekonomian terbesar kedua di Asia Tenggara, hubungan erat antara Vietnam dan Thailand berpengaruh terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Terakhir, kedua negara sedang aktif melaksanakan Visi ASEAN di kawasan Indo-Pasifik pada semua bidang prioritas. Oleh karena itu, kunjungan kali ini menciptakan dorongan semangat yang lebih kuat bagi hubungan Thailand-Vietnam.