Dalam rapat kerja tersebut, Wakil PM Ho Quoc Dung menegaskan bahwa tingkat alokasi APBN di sektor tersebut lebih rendah dibandingkan dengan reakisasi sementara hal tersebut merupakan motor penggerak pembangunan baru untuk tanah air.

“Meminta Kepala berbagai kementerian dan instansi serta para pemimpin berbagai daerah harus menetapkan tanggung jawabnya dalam alokasi modal sains-teknologi, inovasi kreatif dan transformasi digital sebagai tugas politik yang bersifat mendesak pada tahun 2026 dan tahun-tahun selanjutnya. Hal ini bertujuan mengimplementasikan Resolusi Politbiro nomor 57. Saya meminta agar alokasi APBN mencapai 100 persen pada tahun 2026”.