Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan bahwa kebijakan perumahan pada periode baru harus dirancang dengan polar pikir dan visi yang baru. Kebijakan perumahan harus ditempatkan dalam strategi jangka panjang untuk menjamin kesetaraan masyarakat, stabilitas pasar, menstabilkan masyarakat dan menciptakan fondasi urbanisasi secara berkesinambungan.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta supaya terus memudahkan berbagai proses pengembangan perumahan sesuai dengan standar satu impuls, satu proses dan memudahkan berbagai proses investasi. Di samping itu, terus menyempurnakan berbagai mekanisme untuk mendorong percepatan pengembangan pasar rumah sewa dan memacu partisipasi sektor swasta serta lembaga swasdaya masyarakat dalam membuat, memberikan modal, dan mengelola rumah sewa dengan harga yang murah guna mendukung keluarga-keluarga yang berpendapatan rendah yang tidak mampu membeli rumah untuk mendapat tempat tinggal yang stabil dan jangka panjang.





