"Tarian di Udara" Ribuan Bangau-nganga Asia Langka yang Memukau di Provinsi Gia Lai
24/05/2026 08:13
[VOVWORLD] - "Cồn Chim" (pulau kecil di daerah pesisir yang menjadi tempat hidup burung) di Kecamatan Tuy Phuoc Dong, Provinsi Gia Lai, Vietnam Tengah Selatan, kini menjadi tempat berkumpulnya ribuan bangau-nganga Asia langka yang bermigrasi ke hutan bakau untuk berburu mangsa.
Zona ekologi "Cồn Chim" di Laguna Thi Nai (Kecamatan Tuy Phuoc Dong, Provinsi Gia Lai) saat ini menjadi rumah bagi ribuan bangau-nganga Asia, spesies burung langka yang terdaftar dalam Buku Merah Vietnam, yang bermigrasi ke sana.
Dari atas, pemandangan ribuan sayap putih dan abu-abu bangau-nganga Asia dan berbagai spesies burung lainnya yang menutupi sebagian Laguna Thi Nai memanjakan mata dan menyenangkan orang-orang yang menyukai penjelajahan alam.
Bangau-nganga Asia memiliki nama ilmiah Anastomus oscitans dan biasanya hidup di kawasan hutan bakau. Burung ini memiliki ciri-ciri pengenal yang sangat khas.
Bangau-nganga Asia memiliki tubuh ramping, tetapi bentangan sayapnya lebar dan kuat. Bulunya sebagian besar berwarna putih keabu-abuan, dipadukan dengan warna hitam pada bagian sayap dan ekor.
Bangau-nganga Asia memiliki paruh unik yang berwarna abu-abu, panjang dan kuat.
Celah pada paruhnya merupakan “senjata” andalan yang membantu Bangau-nganga Asia dengan mudah menjepit dan memecahkan cangkang hewan bertubuh lunak seperti siput, tiram, kepiting, udang, maupun katak, kodok, dan serangga berukuran besar.
Di Vietnam, Bangau-nganga Asia diklasifikasikan sebagai Grup IB (spesies yang sangat langka dan sangat terancam punah).
Kebiasaan migrasi Bangau-nganga Asia meliputi migrasi lokal atau migrasi untuk mencari makanan ketika habitat mereka menyusut atau sumber makanan menjadi langka. Di Vietnam, mereka sering bermigrasi ke lahan basah dan sawah dengan sumber makanan yang melimpah untuk bertahan hidup.
Spesies burung ini pada pokoknya hidup di Asia Selatan dan Asia Tenggara.
"Cồn Chim" terletak di dalam sistem Laguna Thi Nai – salah satu laguna air asin terbesar di Vietnam Tengah. Tempat ini memiliki sumber daya produk perairan yang melimpah, terutama siput dan krustasea – makanan favorit Bangau-nganga Asia.
Menurut para ilmuwan, Bangau-nganga Asia memiliki kemampuan luar biasa untuk mengingat rute migrasi. Jika suatu lokasi menyediakan lingkungan hidup yang aman, mereka akan kembali pada tahun berikutnya, bahkan membawa kelompok keturunannya..
Menurut Nguyen Dang Khoa (38 tahun), seorang warga setempat, keindahan Bangau-nganga Asia membawa rasa damai ke Laguna Thi Nai. Namun, konsentrasi besar spesies burung berharga ini juga menimbulkan banyak tantangan.
"Untuk melindungi spesies burung yang terancam punah ini, masyarakat dan badan fungsional terus meningkatkan patroli dan pemantauan", kata Khoa.
Masyarakat "Cồn Chim" hidup ramah, melindungi dan melestarikan hutan bakau, serta melarang perburuan dan pembunuhan burung liar. Oleh karena itu, setiap tahun banyak spesies burung liar baru kembali untuk berkembang biak.
Diketahui bahwa Laguna Thi Nai memiliki luas sekitar 5.000 hektare, termasuk zona ekologis "Cồn Chim" dimisalkan sebagai “harta karun” ekologis dengan ratusan spesies ikan, udang, dan burung liar yang hidup berkelompok.
Tag:
TAG
VOV/VOVWORLD/Tarian di Udara/Bangau-nganga Asia/Provinsi Gia Lai