Washington mengatakan bahwa langkah-langkah ini menargetkan jaringan pengiriman yang diduga membantu Teheran menghindari sanksi, khususnya dalam ekspor minyak mentah.
Langkah ini dilakukan di tengah upaya Presiden AS Donald Trump untuk terus meningkatkan tekanan publik terhadap Iran, sementara tidak mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan militer jika situasi di Iran terus meningkat. Berbicara kepada wartawan setelah kembali dari Forum Ekonomi Dunia di Davos (Swiss), Donald Trump menyatakan bahwa AS telah mengerahkan armada kapal perang ke arah Iran untuk mempersiapkan skenario terburuk.
Pekan lalu, seorang pejabat AS mengatakan Washington telah mengerahkan Gugus Tempur kapal induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah, bersama dengan penambahan unit pesawat dan sistem pertahanan udara berbasis darat, di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran.








