Para petugas medis tentara wanita . (Foto: VOV) |
Terkait artikel di koran “New York Times” yang memberitakan bahwa Pemerintah Donald Trump meminta kalangan otoritas AS supaya tidak menghadiri acara peringatan tanggal 30 April di Vietnam, Juru bicara Kemenlu Pham Thu Hang menekankan: Vietnam belum mengetahui keakuratan informasi ini.
“Kemenangan tanggal 30 April merupakan kemenangan hati nurani dan keadilan, menghentikan kehilangan dan penderitaan bukan hanya bagi rakyat Vietnam saja, tetapi bagi banyak keluarga AS. Selama tahun-tahun telah menyaksikan upaya besar dari generasi-generasi warga Vietnam dan AS agar kedua negara mengembangkan hubungan seperti hari ini. Peringatan tanggal 30 April merupakan kesempatan untuk memuliakan nilai-nilai abadi dari altruisme, perdamaian dan kerujukan, penyembuhan dan semangat “meninggalkan masa lalu, menuju ke masa depan”.
Jurubicara Kemenlu Vietnam, Pham Thu Hang (Foto: Pham Hai/ daidoanket.vn) |
Dari posisi sebagai mantan lawan satu sama lain, Vietnam dan AS telah menormalisasikan hubungan dan menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1995. Hubungan Vietnam-AS yang terus berkembang kuat adalah sesuai dengan kepentingan dan keinginan bersama dari rakyat dua negeri, berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, kerja sama dan pembangunan di kawasan dan dunia.








