logo

Perempuan Etnis Minoritas Mong Membawa Kain Linen Mendunia

2026/3/22 | 08:00:00
(VOVWORLD) - Ada sebuah desa yang terletak di kaki gunung Tay Con Linh (puncak gunung tertinggi di Wilayah Dong Bac, Vietnam Utara) yang menarik banyak kunjungan wisatawan. Desa tersebut adalah desa kerajinan tenun kain linen Lung Tam, yang terletak di Kecamatan Lung Tam, Provinsi Tuyen Quang. Di sinilah para perempuan etnis minoritas Mong berhasil membawa kerajinan tradisional mereka mendunia.

Seorang ibu dari etnis minoritas Mong yang berusia 60 tahun tampak memegang selendang, lalu beralih menunjukkan sebuah tas sambil memperkenalkan makna motif produk buatan warga etnis minoritas Mong kepada para wisatawan.

Ibu Vang Thi Mai (Foto: Huyen Trang/VOV5)

Tidak banyak yang menyadari bahwa dia adalah Vang Thi Mai, salah satu di antara 50 perempuan paling berpengaruh di Vietnam versi Majalah Forbes Vietnam tahun 2017. Ia adalah sosok yang menghidupkan kembali dan menduniakan kerajinan tenun kain linen tradional yang sebelumnya nyaris punah. Ibu Vang Thi Mai menuturkan: 

“Kain linen merupakan jiwa bagi warga etnis minoritas Mong, sebuah tradisi masa lalu. Saat ini, kami terus melestarikan, mengonversasi dan mengembangkan nilai budaya ini kepada sahabat internasional. Sejak tahun 2008, kain linen warga etnis minoritas Mong telah hadir di berbagai Pekan Raya di Luksembourg, Amerika Serikat (AS), Jerman, Prancis, dan Rusia serta Pekan Raya di Paris, Prancis pada 2010. Desa kerajinan ini mewakili 54 etnis minoritas di Vietnam dalam upaya pelestarian dan konservasi di Perserikatan Bangsa-Bangsa  sejak 2015 hingga 2017. Dan tahun 2017 menjadi tahun istimewa ketika dalam ajang yang diikuti desa  kerajinan dari 160 negara, di AS, Vietnam telah dianugerahi piala emas”. 

Kain linen Lung Tam telah diekspor dan dipasarkan ke berbagai negara di dunia seperti AS, Kanada, Prancis, Swiss, dan Italia. Di desa Lung Tam, perempuan etnis minoritas Mong tidak hanya melestarikan kerajinan tradisional saja, tetapi juga mampu mempromosikan dan menggambarkan lukisan yang hidup-hidup tentang kerajinan yang jarang dilakukan oleh tempat lain.

Ibu Sung Thi Co  - seorang yang melestarikan inti sari kain linen (Foto: Huyen Trang/VOV5)

Mengenakan kostum tradisional masyarakat etnis minoritas Mong, di samping perapian kecil, Sung Thi Co, 96 tahun dengan tekun menggunakan pena buatan putranya untuk mengoleskan lilin lebah . Ia adalah seorang yang menguasai inti sari kerajinan tenun kain linen tradisional, khususnya seni kolesan lilin lebah. Ia juga seorang yang mewariskan pengalaman berharga kepada masyarakat di desa. Sung Thi Co menuturkan:

“Ketika saya berusia 13 tahun, saya diajari oleh Ibu saya tentang cara menenun linen dan saya terus melakukannya hingga sekarang. Setiap hari, saya hanya bisa menghasilkan tiga lembar kain. Dan saya menjual satu lembar kain linen tersebut dengan harga 300.000 VND (11,4 dolar AS) kepada siapa pun yang berminat”.

Dapat memenun kain linen dianggap sebagai kriteria untuk menilai keteladanan perempuan etnis minoritas Mong (Foto: Huyen Trang/VOV5)

Untuk membuat selembar kain linen diperlukan lebih dari 40 tahapan proses. Perempuan etnis minoritas Mong melakukan langkah-langkah utama, mulai dari memisahkan serat dan menenun linen hingga mewarnai dengan warna nila, melukis, membordir sambil memperkenalkan kepada wisatawan tentang ciri khas kerajinan tersebut. Sung Thi My menuturkan:

“Ayah dan Ibu saya sudah menjalankan kerajinan ini sejak lama. Mereka hanya memakai kain linen. Bahkan saat meninggal dunia mereka harus memakai baju dan rok linen. Apapun yang terasa baik di hati, akan saya lukiskan seperti itu. Dulu, ayah saya mewariskannya kepada saya, jadi saya akan mengikuti kerajinan ini. Itu sudah cukup bagus”.

Meskipun kerajinan tenun kain linen hampir punah di banyak tempat, namun di Kecamatan Lung Tam, kerajinan ini justru terus berkembang. Dan Lung Tam telah menjadi tempat untuk mempelajari tradisi unik dari masyarakat etnis minoritas Mong. Dari serat linen yang halus, para perempuan etnis minoritas Mong telah menenun kisah istimewa dari dusun dan desa serta etnis minoritasnya untuk diperkenalkan kepada dunia internasional.

TAG
VOV/VOVworld/perempuan etnis minoritas Mong/membawa/kain linen/mendunia

Yang lain