Di kawasan kos pekerja di kota Thuan An, Provinsi Binh Duong, suasana menyambut Tet sudah mulai ramai. Kos-kosan ini sebagian besar disewa para pekerja perusahaan-perusahaan di kota Thuan An. Sebelumnya, lingkungan itu memiliki 40 kamar, dan hampir setengah penghuninya terinfeksi COVID-19. Banyak pekerja yang menganggur, menerima nasi, kecap ikan, dan makanan dari pemerintahan daerah dan juga dari tetangga. Saat ini sebagian besar dari mereka telah mendapatkan pekerjaan kembali dan pendapatan yang stabil.
"Katanya perusahaan akan memberikan bonus sehubungan dengan Tet berupa gaji bulan ke-13, kurang lebih juga memberikan uang untuk Tet. Saya juga sangat senang. Kalau bekerja selama musim pandemi ini tidak memiliki uang juga sedih, tetapi sekarang saya senang mendengar kabar gembira itu".
"Tahun ini ekonomi lebih sulit, jadi Tet lebih harus lebih sederhana daripada tahun lalu. Beberapa pekerja di sini juga dapat kembali ke kampung halaman, beberapa orang tidak bisa. Karena kesulitan ekonomi, mereka juga tidak pulang. Jika diizinkan bekerja lembur, mereka bekerja, jika tidak diizinkan bekerja tambahan, tetap di rumah saja".
Pekerja PT Apparel Far Eastern Vietnam berantusias melakukan produksi dan bisnis. Foto: VOV |
Pengaman sosial tahun ini sekitar 30-40% lebih tinggi dari tahun lalu, karena para pekerja tidak kembali ke kampung untuk merayakan Tet, jadi kita harus menjaganya dengan lebih baik. Bukan mengurangi kegiatan tetapi mengubah bentuk, alih-alih menyelenggarakan kegiatan di luar ruangan dan hiburan, tahun ini karena wabah, akan diganti dengan kegiatan pemberian uang dan barang-barang kepada karyawan.
Serikat Pekerja provinsi Binh Duong memelihara kehidupan pekerja dan keluarga yang terpengaruh pandemi Covid-19. Foto: VOV |
Tahun ini jumlah pekerja yang tinggal di Binh Duong untuk merayakan Tahun Baru Imlek lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya, dengan lebih dari 500.000 pekerja, di mana 24.000 di antaranya dalam keadaan yang sangat sulit. Nguyen Hoang Bao Tran, Wakil Presiden Federasi Serikat Pekerja Provinsi Binh Duong, mengatakan bahwa para pekerja yang menghadapi kesulitan akan diberi dana sebesar 500.000 VND per orang. Serikat Buruh akan menggelontorkan dana tunai lebih dari 190 miliar VND untuk membantu hampir 640.000 karyawan, artinya setiap orang akan menerima 300.000 VND. Selain itu, Serikat Buruh juga membantu keluarga yang kehilangan sanak keluagarnya karena COVID-19. Secara khusus, 160 anak yatim piatu karena pandemi diberi buku tabungan masing-masing 10 juta VND. Orang yang tinggal di hostel didukung dengan 5 juta VND untuk belanja kebutuhan Tet.
Kami juga mengundang keluarga yang kehilangan sanak keluarganya karena Covid untuk bersama merayakan Tahun Baru yang hangat. Kami juga mengeluarkan sejumlah uang yang kami kumpulkan sendiri untuk pergi ke keluarga tersebut untuk mendekorasi ulang rumah mereka agar lebih hangat.
Menghadapi parahnya dampak pandemi Covid-19 pada kehidupan, pekerjaan, dan pendapatan pekerja, badan usaha, dan serikat buruh berbagai tingkat di Binh Duong, Binh Duong kini telah membuat program dan skenario perayaan Hari Raya Tet untuk pekerja, dengan pedoman "Semua anggota serikat buruh dan karyawan merayakan Tet".








