Musim bunga Son Tra biasanya mekar dari pertengahan Februari dan berlangsung hingga awal April. Namun waktu yang paling indah dan “terpesona” untuk bunga Son Tra pada Maret.
Di tempat tinggi, bunga Son Tra bermekaran sehingga memutihkan gunung, bukit, dan lembah...
... dan mengelilingi rumah-rumah tradisional warga etnis menoritas Mong, menciptakan gambaran alam yang indah.
Kecamatan Ngoc Chien memiliki lebih dari 2.260 hektare pohon Son Tra, terkonsentrasi di Dukuh Dong Xuong, Phay, Luot, dan Nam Nghiep.
Khusus di desa dataran tinggi Nam Nghiep yang terletak pada ketinggian rata-rata 2.200 meter di atas permukaan laut, memiliki luas penamanan pohon Son Tra terluas dengan lebih dari 1.600 hektare pohon. Di antaranya, sekitar 800 hektare merupakan pohon purba berumur 300-500 tahun.
|
Rata-rata, diameter pangkal pohon Son Tra di Nam Nghiep mencapai 60 hingga 80 sentimeter, dengan banyak pohon tua yang cukup besar untuk dipeluk dua orang. |
Pohon Son Tra telah dikaitkan dengan warga etnis minoritas Mong di dukuh Nam Nghiep selama banyak generasi, adalah pohon pengentasan kelaparan dan kemiskinan, menghijaukan tanah kosong dan bukit-bukit. Pada musim buah Son Tra dari September hingga Oktober setiap tahun, warga di Nam Nghiep mengumpulkan lebih dari 3.000 ton buah segar.
Bunga Son Tra berwarna putih bersih seperti bunga plum, putiknya kuning
Son tra berkumpul menjadi kelompok, setiap bunga memiliki 4 hingga 5 kelopak bunga.
|
Jika bunga Ban (nama ilmiahnya Bauhinia variegata) dianggap untuk memanifestasikan kesantunan, ketulusan, dan rasa cinta yang setia dan terkait dari warga etnis minoritas Thai; Bunga Son Tra memanifestasikan kelugasan, melambangkan daya hidup tekun dan gigih warga etnis minoritas Mong. |
Dengan pengumpulan keunggulan dan potensi tentang iklim, alam, primitif, dan unik dari warga etnis minoritas Mong, dukuh Nam Nghiep memberikan paling banyak kekhasaan dari pariwisata.








