Negara-negara yang bergabung, mayoritas berasal dari Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Tengah, Amerika Selatan dan Asia Tenggara. Sekitar 10 negara yang mayoritas berasal Eropa menolak undangan AS untuk bergabung dalam Dewan tersebut. Beberapa negara lain, di antaranya ada Tiongkok, Rusia, India, Uni Eropa dan Singapura belum mengeluarkan keputusan terakhir.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengimbau perlucutan sepenuhnya Gerakan Hamas dan segera melakukan demiliterisasi Jalur Gaza dalam tahap selanjutnya dari kesepakatan gencatan senjata.
Di pihak Hamas, juru bicara Gerakan ini, Hazem Qassem menegaskan komitmen Hamas terhadap rencana AS untuk menghentikan konflik. Hamas berkomitmen menaati semua aspek kesepakatan, termasuk memfasilitasi kegiatan Komite Nasional mengenai Pengelolaan Gaza.








