Dubes Uni Eropa untuk Vietnam, Julien Guerrier. Foto: VNA |
Dubes Julien Guerrier menyatakan bahwa Vietnam maupun Uni Eropa berniat untuk meningkatkan hubungan kemitraan bilateral. Uni Eropa dan Vietnam ingin memperkokoh tiga pilar kerja sama yang sudah terjalun, seperti: perdagangan, tranformasi hijau, dan perdamaian, keamanan. Vietnam dan Uni Eropa ingin memperkuat kerja sama dalam pemeliharaan perdamaian, keamanan maritim, pengelolaan krisis, dan mendorong penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk di Laut Timur. Selain itu, kedua belah pihak juga ingin mengembangkan kerja sama di bidang-bidang baru seperti transformasi digital, inovasi kreatif, bidang teknologi tinggi seperti semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), dan sumber daya esensial.
Terkait pencabutan "kartu kuning" IUU (penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur) terhadap hasil perikanan Vietnam, Dubes Julien Guerrier menyatakan bahwa Vietnam telah mengambil tindakan tegas dan menyempurnakan kerangka hukum. Saat ini, Uni Eropa sedang menganalisis laporan terbaru dari Kementerian Pertanian dan Lingkungan Vietnam dan berharap melakukan inspeksi lapangan di masa mendatang untuk mencabut "kartu kuning" terhadap hasil perikanan Vietnam.








