Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan bahwa kedutaan AS diserang oleh dua pesawat nirawak, menyebabkan kebakaran kecil dan beberapa kerusakan material.
CIA belum memberikan komentar terkait informasi ini.
Sebelumnya, Iran telah memperluas serangan balasannya dengan menggunakan rudal dan pesawat nirawak yang menyasar pangkalan militer AS di Timur Tengah. Jenderal Ebrahim Jabbari dari Korps Garda Revolusi Islam Iran memperingatkan bahwa Iran akan terus membalas dengan keras serangan AS dan Israel jika pertempuran berlanjut, termasuk penutupan Selat Hormuz.
Sementara itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan telah meluncurkan “gelombang serangan skala besar” baru terharap sasaran-sasaran di Iran. Sasaran serangan baru tersebut termasuk “lokasi peluncuran rudal, sistem pertahanan udara, dan infrastruktur tambahan dari Iran”.








