Ritual pengarakan pangan dan air ke Kuil Tran Thuong.Foto: VNA |
Menurut catatan sejarah, pada abad XIII, dalam perjalanannya untuk menyerang pasukan Yuan-Mongol, Jenderal Tran Quoc Tuan (1226-1300) memerintahkan pembangunan enam lumbung pangan di lokasi ini untuk memasok perbekalan pasukan. Pada masa Dinasti Le Akhir (1428-1789), untuk melestarikan sisa-sisa lumbung pangan tersebut dan mengenang jasa besar Jenderal Tran Quoc Tuan serta para prajurit Dinasti Tran, masyarakat mendirikan kuil di lokasi lumbung lama, dan menamakannya Kuil Tran Thuong. Festival tersebut diselenggarakan untuk memohon perdamaian negeri, keamanan rakyat, cuaca yang baik, dan panen melimpah.
Ritual pengarakan pangan ke Kuil Tran Thuong. Foto: VNA |
Pada malam yang sama, di Situs Peninggalan Sejarah-Budaya Nasional Istimewa Kuil Tran-Pagoda Menara, Kecamatan Nam Dinh, Provinsi Ninh Binh, diselenggarakan Upacara pembukaan cap Kuil Tran tahun 2026. Upacara ini merupakan adat tradisional untuk mengungkapkan rasa syukur kepada leluhur dan mengingat jasa besar Dinasti Tran dalam membangun dan mempertahankan tanah air. Ini juga merupakan kesempatan untuk menyosialisasikan keindahan budaya dan mendorong perkembangan sosial-ekonomi lokal.








