Presiden Vietnam, Luong Cuong dan Presiden Dewan Eropa, António Costa. Foto: VOV |
Dalam resepsi ini, Presiden Luong Cuong menekankan bahwa kunjungan tersebut membuka halaman baru dalam hubungan Vietnam-Uni Eropa. Peningkatan status hubungan antara dua pihak menjadi Kemitraan strategis komprehensif, tingkat kerja sama tertinggi, mencerminkan penghargaan dan tekad politik kedua belah pihak untuk menjadikan hubungan Vietnam-Uni Eropa sebagai model kerja sama internasional. Ia menekankan:
“Vietnam siap menjadi mitra tepercaya bagi Uni Eropa di kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik. Saya yakin bahwa dengan fondasi yang kokoh, tingkat hubungan yang baru serta tekad politik pemimpin serta sinergi dan dukungan rakyat kedua pihak, hubungan Vietnam-Uni Eropa akan berkembang kuat. Hal ini akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan masing-masing pihak serta bagi perdamaian, kemakmuran, stabilitas dan pembangunan di kawasan dan dunia”.
Presiden Vietnam, Luong Cuong membacakan pidato. Foto: VOV |
Sementara itu, Presiden Dewan Eropa, António Costa menilai bahwa peningkatan hubungan antara Uni Eropa dan Vietnam menjadi Kemitraan strategis komprehensif merupakan keputusan yang memiliki makna strategis. Hal tersebut juga menunjukkan visi jangka panjang dari kedua pihak dalam menyongsong masa depan bersama.
Panorama resepsi. Foto: VOV |
Pada malam yang sama, Presiden Dewan Eropa, António Costa bertolak meninggalkan Kota Hanoi, mengakhiri kunjungan resminya di Vietnam yang berlangsung dari 28 hingga 29 Januari, atas undangan Presiden Luong Cuong.








