logo

Iran Luncurkan Lebih dari 700 Rudal dan UAV ke Uni Emirat Arab; Serang Kapal Induk AS

2026/3/2 | 09:26:04
(VOVWORLD) - Bersamaan dengan serangan-serangan sengit terhadap Israel, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terus meningkatkan serangan terhadap sejumlah sasaran di kawasan Teluk, yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat (AS). Di antara negara-negara tersebut, Uni Emirat Arab (UEA) dianggap sebagai negara yang paling terdampak.

Kementerian Pertahanan UEA menyatakan bahwa selama dua hari terakhir, Iran telah meluncurkan total 165 rudal balistik dan 541 pesawat terbang nirawak (UAV) ke arah wilayah UEA. Laporan sementara menyebutkan 3 orang tewas dan 58 orang lainnya terluka.

IRGC menyatakan telah menyerang gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln milik AS di kawasan Teluk dengan empat rudal balistik. IRGC menegaskan bahwa serangan tersebut mencapai sasaran, sekaligus memperingatkan akan memperkuat serangannya, baik di darat maupun di laut, terhadap pihak yang mereka sebut sebagai  "para agresor teroris."

Di pihak Israel, otoritas negara ini mengonfirmasi bahwa ada sembilan orang tewas dalam serangan rudal Iran terhadap kawasan Beit Shemesh, Yerusalem Barat. Komando Pusat AS (CENTCOM), pada Minggu (1 Maret), mengumumkan bahwa tiga serdadu AS tewas dan lima lainnya luka parah dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.

Di bidang politik, pada Minggu (1 Maret), Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyatakan pembentukan Dewan kepemimpinan sementara menyusul pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei. Ia menegaskan bahwa dewan tersebut akan terus melanjutkan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Ayatollah Ali Khamenei.

TAG
VOV/VOVworld/Iran/Rudal dan UAV/Uni Emirat Arab; Kapal Induk AS

Yang lain