Peringatan tersebut disampaikan oleh Ali Shamkhani, Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, melalui media sosial dalam bahasa Ibrani pada Selasa malam (28 Januari). Pejabat Iran itu menegaskan bahwa setiap tindakan militer AS yang ditujukan kepada Iran akan dipandang sebagai pemicu perang. Balasan Iran akan bersifat segera, menyeluruh, dan belum pernah ada preseden, langsung menyasar pada pihak agresor, jantung Tel Aviv (Israel), serta semua pihak yang mendukung tindakan agresi tersebut.
Pasukan Garda Revolusi Iran. (Foto: REUTERS) |
Peringatan yang penuh deterensi dari otoritas Iran ini disampaikan di tengah pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai pengerahan tambahan satu gugus armada tempur kapal induk ke kawasan Timur Tengah. Pada hari yang sama (28 Januari), Presiden Donald Trump juga memperingatkan bahwa AS siap mengambil tindakan terhadap Iran apabila negara tersebut tidak mencapai kesepakatan nuklir baru dengan AS. Para pejabat tinggi Iran menolak peringatan itu, menyatakan bahwa Iran tidak akan berunding ketika sedang diancam.








