(VOVworld) – Pada hari Senin, (10 Juni), Majelis Nasional Vietnam untuk pertama kalinya dalam sejarah melakukan pengambilan suara kepercayaan terhadap 47 jabatan yang dipilih atau diesahkan oleh Majelis Nasional, diantaranya ada Presiden Negara, Wakil Presiden Negara, Ketua Majelis Nasional, para Wakil Ketua Majelis Nasional, Perdana Menteri Pemerintah dan para Deputi Perdana Menteri Pemerintah. Ini merupakan aktivitas politik yang penting, merupakan kemajuan baru dalam aktivitas pengawasan Majelis Nasional, bersamaan itu, meningkatkan semangat bertanggung-jawab setiap anggota Majelis Nasional dalam memilih orang bijak dan pandai untuk Tanah Air.
Pengambilan suara kepercayaan adalah hal yang untuk pertama kalinya dilakukan oleh Majelis Nasional Vietnam, maka dipersiapkan sangat serius, hati-hati dan menaati proses dan prosedur yang ketat. Nguyen Hanh Phuc, Kepala Kantor Majelis Nasional Vietnam memberitahukan: “Vietnam untuk pertama kalinya melakukan proses ini. Pengambilan suara keperdayaan yang obyektif dan adil menjadi masalah yang amat kami perhatikan kami. Majelis Nasional Vietnam telah mengirimkan permintaan kepada para pejabat yang ditinjau supaya mengajukan laporan pemaparan tentang hasil kerja, moral dan langgam mereka. Permintaan tersebut telah dikirim kepada para anggota Majelis Nasional 20 hari sebelumnya sesuai dengan proses Resolusi nomor 35 Majelis Nasional tentang pengambilan suara kepercayaan dan memberikan suara kepercayaan terhadappara pejabat yang dipilih atau diesahkan oleh Majelis Nasional dan Dewan Rakyat. Selain laporan pemaparan, para anggota Majelis Nasional juga dengan berdasarkan pada hasil pengawasan dari Dewan urusan Etnis dan semua Komisi Majelis Nasional untuk mengawasi bidang-bidang yang menjadi tanggung-jawab dari para pejabat yang diambil suara kepercayaan kali ini. Selain itu, para anggota Majelis Nasional juga berdasarkan pada hasil praktek kerja dan pendapat dari kalangan rakyat”.
Bersama dengan persiapan dari badan-badan fungsional, setiap anggota Majelis Nasional berinisiatif melakukan penelitian untuk melaksanakan tugas yang penting dari orang yang mewakili pemilih seluruh negeri. Duong Hoang Huong, anggota Majelis Nasional Vietnam dari provinsi Phu Tho memberitahukan: “Anggota Majelis Nasional telah menerima banyak informasi, ada informasi yang diberikan oleh badan-badan fungsional seperti misalnya Komite Tetap Majelis Nasional, lembaga-lembaga dari Majelis Nasional, badan-badan dari Pemerintah, justru para pejabat yang diambil suara kepercayaan dan pengumpulan dari para anggota Majelis Nasional sendiri. Saya sendiri juga mengumpulkan sumber-sumber informasi. Saya akan berupaya memanifestasikan tanggung-jawab saya untuk menganalisis dan menyaring semua informasi untuk memberikan penilaian-penilaian yang paling obyektif, jujur dan adil terhadap setiap anggota”.
Pengambilan suara kepercayaan tidak bermaksufdmeningkatkan hasil-guna pengawasan Majelis Nasional terhadap jabatan yang dipilih atau diesahkan oleh Majelis Nasional, tapi juga memenuhi keinginan para pemilih. Ibu Tran Hong Tham, anggota Majelis Nasional Vietnam dari kota Can Tho mengatakan: “Pengambilan suara kepercayaan kali ini untuk pertama kalinya dilakukan oleh Majelis Nasional, maka perhatian dan harapan para pemilih sangat besar. Saya pikir, harapan itu bukanlah merupakan tekanan bagi pengambilan suara kepercayaan dan para pejabat yang diambil suara kepercayaannya, melainkan juga merupakan kesempatan bagi orang-orang yang diambil suara kepercayaannya untuk melihat kepercayaan rakyat melalui para anggota Majelis Nasional tentang hasil-hasil yang mereka capai selama ini dan melakukan penyesuaian pada waktu mendatang”.
Setelah lebih dari 60 tahun dibentuk, Majelis Nasional Vietnam untuk pertama kalinya melakukan pengambilan suara kepercayaan terhadap 47 jabatan yang dipilih atau diesahkan oleh Majelis Nasional. Hal ini membuka satu halaman baru dalam aktivitas parlementer, bersamaan itu memperlihatkan tekad Negara dalam membangun barisan pemimpin yang berkemampuan dan berprestise./.








