Lebih dari 41 miliar USD merupakan angka yang amat mengesankan tentang nilai ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan Vietnam pada tahun 2020. (Foto: haiquanonline.com.vn) |
Mengalihkan dengan sesuai tanaman, ternak, dan perikanan, beradaptasi dengan perubahan iklim serta kebutuhan pasar, terus memperhebat konektivitas menurut rantai untuk meningkatkan nilai pertambahan hasil pertanian merupakan dua solusi titik berat yang diharapkan akan memecahkan secara harmonis masalah perkembangan dengan tantangan dan ancaman akibat perubahan iklim yang ekstrim.
“Saya menginginkan agar Negara menaruh lebih banyak perhatian pada investasi pertanian, khususnya kawasan-kawasan produksi hasil pertanian khusus, menginvestasikan secara mendalam infrastruktur, menjamin output ekspor hasil perikanan”.
“Kami ingin mendapat bantuan tentang bibit pohon dan ternak dalam produksi”.
“Saya berharap agar produk dipasarkan secara kondusif, dengan harga stabil pada tahun baru ini”
Gelombang leci yang pertama sedang menunggu distribusi ke sistem super market di Jepang (Foto: Direktorat Perlindungan Tanaman) |
Cabang pertanian Vietnam, pada tahun 2021, berupaya mencapai nilai ekspor sebesar 44 miliar USD. Untuk mengatasi tantangan, cabang ini mengajukan solusi ganda untuk menjamin pertumbuhan yaitu terus berfokus melakukan restrukturisasi ekonomi pertanian, dan memperbarui manajemen dengan platform teknologi digital serta teknologi 4.0, menuju ke pertanian modern dan petani profesional. Di samping menciptakan syarat yang paling kondusif bagi badan-badan usaha pertanian, cabang pertanian Vietnam juga menaruh perhatian dan memberikan bantuan kepada koperasi pertanian tipe baru. Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam, Nguyen Xuan Cuong, menegaskan:
“Hal ini sangat sesuai dengan Vietnam. Cabang pertanian Vietnam menggeliat dari sawah-sawah kecil, tetapi tetap memiliki satu produksi besar. Pilar konektivitas “badan usaha-koperasi-kaum tani” merupakan kunci untuk menciptakan pertanian yang modern”.
Dalam suasana yang menyenangkan ketika Tanah Air memasuki masa musim semi baru, kaum tani siap membangun ekonomi pertanian yang modern dan berkelanjutan dengan harapan terus akan mengatasi pandemi Covid-19 pada tahun 2021 untuk mencapai panenan yang berlimpah-ruah serta kehidupan yang cukup sandang, cukup pangan dan berbahagia./.








