Sidang konsultasi informal yang diperluas tingkat Menlu ASEAN mengenai implementasi Kesepakatan 5 poin tentang Myanmar. Foto: Pham Ha-VOV Jakarta |
Pada konsultasi tersebut, para Menlu ASEAN memberikan penilaian atas situasi di Myanmar serta penyelenggaraan pemilu Myanmar baru-baru ini. Para Menlu menekankan bahwa Kesepakatan 5 poin tersebut menjadi kerangka utama orientasi ASEAN dalam mendukung Myanmar menangani masalah-masalah yang dihadapi saat ini. Dalam pidatonya pada konsultasi tersebut, Menlu Le Hoai Trung mengakui peran penting dan upaya ASEAN selama lima tahun terakhir dalam mendorong pelaksanaan Kesepakatan 5 poin. Ia menekankan bahwa Vietnam siap untuk berkoordinasi erat dengan Presiden Filipina dan negara-negara anggota ASEAN lainnya untuk mengusulkan inisiatif dan mempelajari langkah-langkah baru, untuk mendorong pelaksanaan Kesepakatan 5 poin di tengah perkembangan terkini di Myanmar.
Menlu Le Hoai Trung menggepalai delegasi Vietnam menghadiri sidang tersebut. Foto: Pham Ha-VOV Jakarta |
Di sela-sela kegiatan Konferensi Terbatas Menlu ASEAN di Cebu, Filipina, pada hari yang sama, Menlu Le Hoai Trung melakukan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menlu Kamboja, Prak Sokhonn; Menlu Filipina, Maria Theresa Lazaro; Menlu Thailand, Sihasak Phuangketkeow; dan Menlu Kedua Brunei Darussalam, Dato Erywan Pehin Yusof.








