Acara peluncuran ini bertujuan untuk memperkenalkan tujuan, peta jalan pelaksanaan, serta kegiatan utama dari proyek tersebut. Selain itu proyek tersebut sekaligus menciptakan forum bagi badan pengelolaan Negara, organisasi pendukung pelaku usaha, asosiasi industri, dan komunitas pelaku usaha untuk berdiskusi mengenai pelaksanaan serta tingkat pemanfaatan RCEP di Vietnam.
Le Trieu Dung, Kepala Dinas Kebijakan Perdagangan Multilateral, Kementerian Industri dan Perdagangan, berbicara pada acara tersebut (Foto: thoibaotaichinhvietnam.vn) |
Dalam sambutannya, Le Trieu Dung, Kepala Dinas Kebijakan Perdagangan Multilateral (Kementerian Industri dan Perdagangan), menyampaikan bahwa implementasi RCEP telah berkontribusi dalam mempermudah perdagangan dan investasi di kawasan, serta membantu pelaku usaha memanfaatkan rantai-rantai pasokan regional secara lebih efektif. Bagi Vietnam, RCEP merupakan salah satu pendorong penting dalam memperluas pasar ekspor dan memperkuat integrasi ekonomi internasional. Pada tahun 2025, nilai ekspor Vietnam ke pasar RCEP mencapai lebih dari 172 miliar USD, meningkat lebih dari 30% dibandingkan tahun 2021.
Proyek “Mendorong pemanfaatan RCEP, khususnya di bidang perdagangan digital, dengan partisipasi sektor swasta dan para pihak terkait” dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat kapasitas, serta mendukung pelaku usaha Vietnam, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah, agar dapat memanfaatkan peluang dari perjanjian ini secara lebih efektif. Proyek ini juga bertujuan untuk mendorong partisipasi pelaku usaha yang dimiliki oleh perempuan, pelaku usaha di kawasan pedesaan, serta pelaku usaha yang inklusif bagi penyandang disabilitas, sehingga turut menjamin inklusivitas dan keberlanjutan dalam pemanfaatan RCEP.








