logo

Turki Siap Menjadi Mediator dalam Perundingan AS - Iran

2026/1/31 | 08:19:49
(VOVWORLD) - Dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Jumat (30 Januari), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa negara ini siap berperan sebagai mediator untuk membantu meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Erdogan menekankan bahwa Turki akan mendukung upaya “menurunkan suhu” ketegangan serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan antara kedua negara.
 Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: AHMAD AL-RUBAYE/Pool via REUTERS)
Pada hari yang sama, dalam konferensi pers bersama timpalannya dari Iran Abbas Araghchi, di Istanbul, Turki, Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan menegaskan: “Dimulainya kembali perundingan nuklir antara Iran dan AS merupakan hal yang diperlukan untuk meredakan ketegangan di kawasan”.

Sementara itu, Menlu Italia Antonio Tajani menyatakan bahwa meskipun Uni Eropa menganggap Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai “organisasi teroris”, tapi hal tersebut tidak berarti dialog dengan Teheran terputus. Ia menekankan bahwa Uni Eropa tetap perlu mempertahankan saluran dialog untuk menangani berbagai isu regional.

TAG
VOV/VOVworld/Turki/perundingan AS-Iran/ketegangan di kawasan

Yang lain