Wakil PM Vietnam, Ho Quoc Dung (kanan) dan Wakil Ketua Pertama Parlemen Yunani (Foto: VNA) |
Pada pertemuan tersebut, Wakil Ketua Ho Quoc Dung menginginkan agar Yunani memperkuat kerja sama dengan Vietnam. Wakil PM meminta Yunani untuk terus mendukung dan mendorong negara-negara anggota Uni Eropa (UE) lainnya supaya segera meratifikasi Perjanjian Proteksi Investasi Vietnam-UE (EVFTA). Di samping itu Vietnam ingin mendorong Komisi Eropa mengakui upaya mereka dalam memberantas IUU, serta segera mencabut “kartu kuning” IUU pada ekspor perikanan Vietnam.
Sementara itu, Wakil Ketua Pertama Yunani, Ioannais Plakiotakis menegaskan bahwa Vietnam merupakan mitra penting bagi Yunani di kawasan Asia Tenggara dan ingin UE segera mencabut kartu kuning IUU terhadap Vietnam.
Kedua belah pihak sepakat menilai bahwa kerja sama bilateral sedang berkembang positif, khususnya nilai perdagangan bertumbuh secara stabil, mencapai 580 juta dolar Amerika Serikat pada 2025.








