Tim inspeksi Komisi Eropa dalam pertemuan kerja di Vietnam. Foto: VOV |
Menurut Wakil PM Tran Hong Ha, Vietnam tidak menganggap pelaksanaan rekomendasi pencegahan dan pemberantasan IUU semata-mata sebagai upaya untuk mencabut "kartu kuning”. Sebaliknya hali ini telah ditetapkan sebagai strategi pembangunan berkelanjutan guna melindungi sumber daya perikanan dan mata pencaharian jangka panjang masyarakat, sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab Vietnam terhadap isu-isu regional dan global.
Vietnam berkomitmen untuk terus mendengarkan masukan dari tim inspeksi IUU, sehingga membantu Vietnam menyempurnakan kebijakan, meningkatkan efektivitas pengelolaan perikanan, memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan, dan melaksanakan tanggung jawab nasional terhadap isu-isu kelautan. Vietnam juga berkomitmen untuk meninjau dan merevisi peraturan terkait dalam waktu dekat, menindak tegas pelanggaran, dan mengumumkan hasil penanganan IUU.
Sementara itu, Fernando Andresen Guimaraes, Kepala Direktorat Manajemen Samudra Nasional dan Perikanan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Urusan Kelautan dan Perikanan (DG MARE), sekaligus Kepala Tim Inspeksi IUU, menyatakan bahwa Vietnam telah melakukan upaya luar biasa dan mencapai kemajuan besar dalam memberantas IUU. Komisi Eropa selalu siap mendukung Vietnam mengakhiri proses ini dan mencabut kartu kuning.








