![]() |
|
Pasar Pa Co hanya diadakan seminggu sekali, yaitu pada hari Minggu. |
![]() |
|
Berbagai kain ikat aksesoris yang digunakan untuk menghias busana agar lebih indah sangat disukai para perempuan. |
![]() |
|
Mungkin yang paling menarik bagi para wisatawan dari Pasar Pa Co adalah toko-toko busana dan pernak-pernik untuk menjahit.
|
![]() |
|
Produk yang tersedia adalah gaun, baju, topi, handuk yang dibuat dengan sangat cermat, berdasarkan serat tekstilnya, linen mentah, dan cat dari lilin lebah.
|
![]() |
|
Pasar Pa Co seperti gambaran penuh warna-warni dari kain ikat.
|
![]() |
![]() |
|
Pita warna-warni, aksesoris pelengkap busana perempuan etnis minoritas Mong tersedia di sini.
|
![]() |
|
Gaun-gaun itu senantiasa mengundang perhatian para perempuan untuk memilih. |
![]() |
|
Mereka mencoba memakainya dan berbalik beberapa putaran, baru kemudian bertanya tentang harganya.
|
![]() |
|
Para wisatawan tidak akan bisa tahan melihat warna gaun yang berkilauan, warna kain tenun yang mencolok, atau hanya sekadar gulungan benang wol berwarna-warni.
|
![]() |
|
Warna-Warni Pa Co
|
![]() |
|
Mayoritas produk yang dijual di pasar ini dibuat oleh para perempuan dari etnis minoritas Mong.
|
![]() |
|
Seorang perempuan Mong dengan antusias memperkenalkan busana bernilai jutaan VND.
|
![]() |
|
Selain produk-produk sulaman tangan, berbagai produk linen mentah dan lilin lebah juga merupakan sesuatu yang istimewa di Pasar Pa Co.
|
![]() |
|
Akibat terkena dampak dari wabah Covid-19, maka tidak ada lagi wisman yang berkunjung dan berbelanja di Pasar Pa Co.
|
![]() |
|
Pasar Pa Co telah menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin mempelajari keunikan dan tradisi pasar daerah pegunungan Tay Bac yang menawan ini.
|
![]() |
|
Pasar Pa Co. |








