Kekerasan Terus Meningkat di Tepi Barat
29/03/2026 07:16
(VOVWORLD) -Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu (28/3) menyatakan bahwa pasukan Israel telah menembak mati tiga warga Palestina di Tepi Barat. Tentara Israel juga menahan sekelompok jurnalis CNN yang sedang meliput serangan pemukim di wilayah tersebut.

Insiden pertama terjadi di kawasan Kafr Aqab di Yerusalem Timur pada 27/3, ketika pasukan Israel menembak mati seorang pemuda Palestina dan melukai tiga orang lainnya. Setelah itu, ketika para pelayat bentrok dengan tentara Israel, seorang warga Palestina lainnya kembali ditembak hingga tewas. Dalam peristiwa terpisah, pasukan Israel menembak seorang remaja berusia 15 tahun dalam sebuah operasi di kamp pengungsi Dheisha di selatan kota Bethlehem pada 27/3. Remaja tersebut kemudian meninggal dunia di rumah sakit. Sementara itu, sekelompok jurnalis dari kantor berita CNN ditahan oleh militer Israel ketika mereka meliput serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina di desa Tayasir, timur laut Tubas. Kekerasan terus meningkat di Tepi Barat dalam beberapa pekan terakhir, ketika perhatian kawasan beralih ke konflik di Timur Tengah setelah Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran, bersamaan dengan operasi militer Israel di Tepi Barat serta serangan-serangan dari para pemukim Israel.
TAG
VOV/VOVworld/kekerasan/tepi/Barat
Related






