Peluang untuk Memulihkan Kesepakatan Nuklir Iran
07/03/2023 10:16
(VOVWORLD) - Pada akhir pekan lalu, Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi melakukan kunjungan selama dua hari di Iran yang patut diperhatikan. Hasil yang menonjol dalam kunjungan tersebut ialah IAEA dan Teheran mencapai konsensus penting terkait dengan pengawasan internasional terhadap basis-basis nuklir Iran, membuka prospek untuk bisa mencapai lebih banyak kemajuan penting lainnya antara pihak-pihak terkait tentang pemulihan kesepakatan nuklir Iran yang ditandatangani pada tahun 2015 antara Iran dan enam negara adikuasa (kelompok P5+1) dengan nama Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Kunjungan Dirjen IAEA, Rafael Grossi di Iran berlangsung dalam konteks hubungan antara Teheran dengan IAEA serta dengan Barat sedang cukup menegangkan setelah ada informasi bahwa Iran sedang memiliki uranium yang telah dikayakan hingga kemurnian 83,7%, taraf yang sangat dekat dengan kemampuan produksi senjata. Pada tgl 17 November 2022, Dewan Gubernur IAEA yang terdiri dari 35 negara anggota bahkan telah mengesahkan satu resolusi untuk meminta kepada Iran supaya bekerja sama secara mendesak dengan badan ini terkait dengan investigasi untuk menjelaskan tanda-tanda uranium yang ditemukan di tiga basis yang belum pernah diumumkan Teheran. Oleh karena itu, tercapainya konsensus antara IAEA dan Teheran tentang pengawasan terhadap basis-basis nuklir Iran dianggap sebagai kemajuan penting, membuka prospek untuk bisa mencapai lebih banyak kemajuan baru yang terkait dengan pemulihan JCPOA.
Related
More








