VOV WorldVOV World
Penarikan Tentara AS dari Afghanistan: Harapan Sebuah Masa Depan yang Damai
16/04/2021 09:37
(VOVWORLD) - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden pada 14 April resmi mengumumkan rencana menarik tentara AS dari Afghanistan sebelum 11 September 2021. Setelah AS, NATO dan beberapa sekutu dari AS juga menyatakan rencana cepat menghentikan misi bantuan keamanan internasional di negara Asia Selatan ini. Apakah Keputusan tersebut memberi perdamaian yang sungguh-sungguh bagi Afghanistan atau tidak, ini merupakan hal yang dipertanyakan masyarakat internasional.
Penarikan Tentara  AS dari  Afghanistan: Harapan Sebuah Masa Depan yang Damai
Rencana menarik  tentaranya dari  Afghanistan yang baru saja dimaklumatkan Presiden AS, Joe Biden,  akan menutup perang terlama AS (11/9/2001-11/09/2021) yang menewaskan sekitar 2.400 sedadu dan menghabiskan biaya sekitar  2.000 miliar USD. Presiden Joe Biden (Foto: Getty Images) Pada hari yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jens Stoltenberg mengkonfirmasikan bahwa blok ini akan menariksemua hampir semua di antara 7.000 serdadunya  ke luar Afghanistan, per 1 Mei dan proses penarikan serdadu tersebut akan selesai selama beberapa bulan. Para Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) 30 negara anggota NATO sepakat menarik semua serdadunya ke luar Afghanistan sesuai jadwal yang diumumkan AS.