VOV WorldVOV World
Prospek Menghidupkan Kembali Permufakatan Nuklir Iran
11/05/2021 10:46
(VOVWORLD) - Setelah banyak upaya dalam menekuni perundingan, pihak-pihak peserta permufakatan nuklir Iran 2015 (atau disebut JCPOA) telah mulai mencapai suara bersama, membuka prospek memulihkan dokumen yang pernah dianggap sebagai “Permufakatan Abad” ini. Tetapi, tantangan dalam menghidupkan kembali JCPOA juga dinilai masih sangat besar, menuntut adanya itikat baik dan upaya-upaya nyata dari semua pihak terkait.
Prospek Menghidupkan Kembali Permufakatan Nuklir Iran
Rombongan-rombongan peserta perundingan di Wina, Austria pada 17 April 2021  (Foto: Xinhua/VNA) Pada 7 Mei 2021, pihak-pihak peserta penandatanganan JCPOA yang meliputi Iran dan Kelompok P5 plus 1 (Amerika Serikat (AS), Rusia, Inggris, Perancis, Tiongkok dan Jerman) telah mengadakan kembali perundingan di Wina, Ibukota Austria secara daring dan luring. Menurut itu, wakil Iran dan 5 negara yaitu Rusia, Inggris, Perancis, Tiongkok dan Jerman mengadakan perundingan langsung, sementara itu wakil AS ikut  serta secara daring dari satu hotel yang lain di Wina. Proses perundingan dengan Uni Eropa sebagai mediator ini merupakan putaran perundingan ke-4 yang dilakukan oleh pihak-pihak sejak 6 April lalu untuk menyelamatkan JCPOA setelah keputusan penarikan diri dari AS pada 2018 (diiringi dengan perintah-perintah sanksi terhadap Iran) sehingga Iran meninggalkan beberapa komitmen. Menurut pihak-pihak peserta,  proses perundingan telah mulai mencapai hasil-hasil positif yang tertentu, membuka harapan bahwa permufakatan tersebut bisa dihidupkan kembali.