Situasi Timur Tengah Jadi Tegang Setelah Serangan Udara AS Terhadap Suriah
02/03/2021 09:23
(VOVWORLD) - Selama hari-hari ini, ketegangan situasi di kawasan Timur Tengah dengan mendadak meningkat setelah tentara Amerika Serikat (AS) melakukan serangan udara yang berdarah-darah terhadap beberapa sasaran di Suriah Timur. Banyak negara dan organisasi internasional telah segera mengeluarkan reaksinya, sementara itu kalangan analis merasa cemas bahwa situasi ini bisa mengalami eskalasi yang berbahaya pada periode mendatang.

Kawasan perbatasan Suriah-Irak sebelum dan setelah mendapat serangan udara dari AS (Foto: Maxar) Menurut berbagai sumber berita internasional, serangan udara tersebut dilakukan oleh tentara AS pada dini hari tanggal 26 Februari sesuai instruksi Presiden AS, Joe Biden sehingga menewaskan 17 orang. Sasaran serangan udara ini ialah “menyasar pada basis-basis yang dianggap Pentagon mendapat dukungan dari Iran di Suriah Timur untuk memberikan balasan terhadap serangan-serangan terhadap serdadu AS dan koalisi di Irak baru-baru ini serta ancaman-ancaman terhadap kekuatan-kekuatan ini.” Ini merupakan serangan yang menimbulkan paling banyak korban yang dilakukan tentara AS di wilayah Suriah dalam waktu berbulan-bulan ini, sementara itu menandai keterlibatan kembali tentara AS secara kuat di negara Arab. Segera setelahnya komunitas internasional telah memberikan reaksi
Related








