VOV WorldVOV World
Tidak bisa terus menggerus kepercayaan di kawasan
05/08/2019 10:00
(VOVWORLD) - Konferensi Menteri Luar Negeri (Menlu) Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) ke-52 (AMM-52) dan semua konferensi yang bersangkutan baru saja berakhir di Bangkok, Ibukota Thailand pada akhir pekan lalu. Di samping mengungkapkan serentetan masalah panas di kawasan, masalah Laut Timur telah menyerap perhatian khusus dari konferensi ini, baik dalam ASEAN maupun dalam negara-negara mitra luar ASEAN. Terhadap pernyataan-pernyataan yang terus-terang dan gigih dengan semangat konstruktif dari Deputi Perdana Menteri (PM), Menlu Vietnam, Pham Binh Minh di konferensi ini, banyak negara telah memberikan persetujuannya dan dukungan yang kuat.
 Deputi PM, Menlu Vietnam, Pham Binh Minh (Foto: VGP) Laut Timur sudah  selalu merupakan isi yang banyak dibahas di konferensi-konferensi ASEAN. Dan kali ini tidak terkecualikan, terutama pada latar belakang di Laut Timur baru-baru ini, kelompok kapal survei Hai Yang 8 dari Tiongkok dan semua kapal pengawalannya secara congkak beraktivitas dalam zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen Vietnam, melanggar kedaulatan dan hak kedaulatan Vietnam.