Viet Nam akan menjadi destinasi yang damai dari aktivitas-aktivitas keagamaan internasional
10/05/2019 10:30
(VOVWORLD) - Pada tanggal 12 Mei ini, Viet Nam akan resmi menyambut kedatangan lebih dari 1.600 utusan agama Buddha internasional, di antaranya ada pimpinan beberapa negara untuk menghadiri Hari Waisak Perserikatan Bangsa-Bangsa 2019. Kenyataan ini menunjukkan bahwa argumentasi-argumentasi dari Komite Kebebasan Beragama Internasional Amerika Serikat dalam laporan tahunannya tentang situasi kebebasan beragama di dunia, di antaranya ada situasi agama Viet Nam baru-baru ini hanyalah penilaian-penilaian subyektif, berat sebelah dan kurang beriktikat baik terhadap Viet Nam.
Iluastrasi (Foto: vov.vn) Viet Nam merupakan satu negara multi kepercayaan dan multi agama. Pada setiap periode sejarah Tanah Air, semua kepercayaan dan agama selalu hidup rukun dan berkaitan dengan bangsa. Sembilan puluh lima persen jumlah penduduk Viet Nam mempunyai kehidupan berkepercayaan, di antaranya ada lebih dari 24,3 juta orang yang merupakan umat dari berbagai gama yang menduduki 27% jumlah penduduk, punya kira-kira 53.000 pemuda agama, 134.000 petugas agama dan 28.000 tempat ibadah. Akvitas agama beragenaragam dengan lebih dari 8.000 pesta kepercayaan dan agama setiap tahun. Semua angka ini merupakan bukti yang jelas bahwa hak kebebasan beragama dan kebebasan berkepercayaan di Viet Nam selalu terjamin dalam kenyataan.
Related








