Terobosan Teknologi dalam Membela Wilayah Udara Tanah Air
27/10/2025 10:03
(VOVWORLD) - Perusahaan Umum Industri Teknologi Tinggi Viettel yang berada di bawah Grup Industri Telekomunikasi Tentara (Viettel) baru saja resmi mengadakan pelatihan uji coba Sistem Manajemen Wilayah Udara – Otomasi komando dengan nama VQ-2M. Peluncuran sistem tersebut menandai langkah perkembangan baru dalam industri pertahanan, serta menegaskan kemandirian sains-teknologi nasional dalam upaya menjaga wilayah udara.

Teknisi Perusahaan Persero Infomrasi M1 (Grup Viettel) memproduksi peralatan teknologi tinggi untuk disuplai bagi berbagai sistem infrmasi dan jaringan hubungan militer (Foto: Hong Sam/qdnd.vn) Baru saja dioperasikan pada bulan September lalu, VQ-2M merupakan sistem pengawasan yang mengintegrasikan kecerdasan buatan, mampu mensimulasikan operasi waktu nyata dan beroperasi secara otomatis. Melalui sejumlah stasiun radar darat, pesawat pengintai nir-awak hingga satelit pengawasan, seluruh elemen tersebut terhubung dalam satu jaringan terpadu sehingga menciptakan “Jaringan elektronik” yang mencakup seluruh wilayah udara Tanah Air. Sistem VQ-2M membantu memantau wilayah udara Vietnam dengan sekitar 4.000 hingga 5.000 misi penerbangan per hari, termasuk penerbangan yang tidak terjadwal. Brigader Jenderal Vu Dai Duong, Wakil Panglima Pertahanan Udara - Angkatan Udara menyampaikan bahwa sistem ini mampu secara bersamaan menangani 300 intelijen dalam waktu 5 detik. Selain itu sistem ini juga dapat menghitung medan radar dan jangkauan tembakan, sehingga membantu komandan dalam menghitung, menilai dan bertempur secara efektif. “Viettel telah bekerja sama dengan Pertahanan Udara-Angkatan Udara- dalam menyiapkan pengoperasian sistem. Sistem VQ-2M membantu para komandan dan regu tempur dalam menetapkan target serta menanganinya dengan cepat dan tepat sasaran”. Sistem VQ-2M merupakan terobosan penting dalam otomasi komando, dan penyelenggaraan operasi tempur. Sistem ini dikembangkan dari sistem VQ-1M yang melaksanakan pengawasan wilayah udara tanah air sejak tahun 2015. Kehadiran VQ-2M menandai pertama kalinyaVietnam memiliki sistem berteknologi tinggi yang sepenuhnya dikembangkan oleh perusahaan dalam negeri dan digunakan untuk kepentingan militer. Menguasai teknologi mulai dari proses mendesain prinsip hingga menulis perangkat lunak pengendali sistem komando dan kontrol mempunyai makna yang teramat penting. Tidak hanya merupakan bangunan teknik, VQ-2M juga membuktikan kemampuan kreatif dari para insinyur militer, “para “prajurit digital” di era 4.0 Nguyen Dinh Viet, Kepala Proyek VQ-2M, Grup Viettel mengatakan:
Related








