Selama bertahun-tahun, AS telah membayar ratusan miliar dolar AS untuk melindungi negara-negara ini tanpa menerima dukungan yang sepadan sebagai imbalannya.
Yang patut diperhatikan, Presiden Donald Trump mengklaim bahwa AS telah mencapai keberhasilan militer yang menentukan di Iran. Kepala Gedung Pituh yang ke-47 itu menegaskan AS sebenarnya bertindak secara independen untuk membela kepentingan nasional.
Dalam perkembangan lain, Direktur Pusat Antiterorisme Nasional AS, Joseph Kent, secara resmi mengajukan surat pengunduran dirinya pada tanggal 17 Maret dan secara terbuka menyatakan pendiriannya terhadap serangan di Iran. Dalam surat tersebut, Kent menyatakan tidak bisa terus mendukung konflik saat ini dan menegaskan bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman serius bagi Amerika Serikat.








