Sekjen To Lam berbicara dalam kunjungan kerja. Foto: VOV |
Sekjen To Lam meminta Akademi Teknik Militer untuk fokus melaksanakan lima agenda penting, di antaranya kewajiban permanen untuk memahami dan menguasai pandangan, garis politik dan haluan Partai, kebijakan dan hukum Negara tentang tugas militer dan pertahanan, serta berbagai orientasi strategis dalam pembangunan militer di masa mendatang.
“Memperbarui isi dan program pendidikan secara kuat ke arah yang modern, dikaitkan secara erat dengan praktek dan perkembangan sains dan teknologi. Memperkuat integrasi internasional, menjadikan “siswa sebagai pusat, sekolah sebagai landasan, dan dosen sebagai motivasi”. Khususnya, terus memperluas pola pendidikan berkualitas tinggi, mengedukasi talenta di semua tingkatan pendidikan di bidang teknologi baru, teknologi dasar, teknologi inti, teknologi strategis, desain, dan manufaktur untuk melayani industri pertahanan, menuju penguasaan beberapa teknologi mutakhir dan modern”.
Sekjen To Lam melakukan kunjungan kerja di Akademi Teknik Militer. Foto: VOV |
Sekjen To Lam dan para utusan. Foto: VOV |
Sekjen To Lam meminta Akademi Teknik Militer untuk meningkatkan transformasi digital, membangun barisan ilmuwan yang berwibawa dan pakar terkemuka di bidang-bidang utama; menjadikan akademi tersebut sebagai perguruan tinggi penelitian nasional utama yang memainkan peran bimbingan di bidang-bidang penelitian ilmu dan teknik militer, sekaligus sebagai pusat inovasi kreatif nasional utama.








