Saudari Tran My Linh, wisatawan dari Provinsi Khanh Hoa berbagi: "Keluarganya sangat terkejut atas keindahan alami di sini. Suasana sangat segat sejuk. Ketika melihat bunga "trang" hutan yang bermekaran, semua kelelahan seakan menghilang".
Musim bunga "trang" hutan Ta Ma tidak hanya merupakan hadiah yang dianugerahi oleh alam saja, tetapi menjadi simbol bagi daya hidup yang kuat di wilayah hutan belantara, satu titik cerah di peta Tahun Pariwisata Nasional di Gia Lai. Sekarang, pemerintahan dan masyarakat Desa Ha Ri aktif mempersiapkan Festival menikmati Bunga Trang Anak Sungai Ta Ma yang kedua, yang direncanakan akan berlangsung pada akhir Maret tahun 2026.
Huynh Duc Bao, Ketua Komite Rakyat Kecamatan Vinh Thinh memberitahukan bahwa pemerintahan menetapkan bahwa wisatawan tidak hanya sekadar menikmati bunga, tetapi juga mempelajari kehidupan masyarakat Ba Na. Pengembangan pariwisata untuk menikmati bunga "trang"
di sungai Ta Ma tidak hanya turut mempromosikan citra daerah lokal, tetapi juga membuka peluang mata pencaharian baru bagi warga. Alih-alih hanya bergantung pada lahan pertanian, kini masyarakat mendapatkan tambahan pendapatan dari layanan pariwisata, yang turut mendorong perkembangan sosial-ekonomi di wilayah pegunungan secara berkelanjutan.