
Setiap dua tahun sekali, pada hari-hari akhir tahun, semua kantor perwakilan diplomatik Vietnam di banyak negara kembali berada di kota Hanoi, menghadiri Konferensi instansi diplomatik. Berlangsung selama 6 hari, Konferensi tahun ini merupakan konferensi yang berlangsung setelah 12 tahun ketika Polit Biro Komite Sentral Partai Komunis Vietnam memberlakukan Resolusi tentang “Integrasi ekonomi internasional”. Konferensi kali ini berfokus menilai, menganalisis situasi Vietnam dan internasional, dari situ menetapkan tugas-tugas kongkrit untuk terus melakukan integrasi internasional secara ekstensif dan intensif, demi tujuan setinggi-tingginya ialah memberikan kepentingan kepada Tanah Air.
Memberikan bantuan efketif untuk mengembangkan ekonomi Tanah Air.
Menurut penilaian, selama 2 tahun ini, sejak Konferensi Diplomatik ke-27, bisa dilihat bahwa peranan diplomatik untuk mengabdi perkembangan ekonomi Tanah Air telah mengalami perkembangan yang jelas. Instansi diplomatik telah benar-benar melakukan secara baik peranan memberikan bantuan secara efektif dalam melaksanakan Strategi tentang Perkembangan Sosial-Ekonomi Vietnam dalam periode baru, bersamaan itu, dengan proaktif mempelajari, memprakirakan kecenderungan-kecenderungan perkembangan besar dan pengalaman dari negara-negara lain untuk turut memberikan masukan kepada Pemerintah dalam menyelenggarakan dan menstabilkan ekonomi makro, merestrukturisasi perekonomian.
Tidak hanya menciptakan syarat yang kondusif bagi proses menggerakkan mengakui status ekonomi pasar, mengusahakan sumber modal perkembangan (ODA), menyerap modal investasi asing langsung (FDI), instansi diplomatik juga tepat waktu berjuang terhadap tindakan-tindakan proteksi, diskriminasi dalam hubungan dagang, Dari kenyataan pasar Amerika Serikat, Duta Besar Vietnam untuk Amerika Serikat, Nguyen Quoc Cuong memberitahukan: “Ini merupakan perbedaan yang terus kita perjuangkan dengan langkah-langkah, di atas dasar Undang-Undang Amerika Serikat dan Vietnam, bahkan melalui mekanisme-mekanisme lain, misalnya Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sekarang ini, hubungan perdagangan semakin berkembang,maka semakin mudah muncul sengketa dagang, oleh karena itu, semua badan fungsional di dalam negeri dan Kantor Perwakilan Diplomatik Vietnam di Amerika Serikat akan terus membantu badan-badan usaha Vietnam dalam melawan pagar tarif dan nontarif itu”.Dari sukses yang dicapai terhadap pasar Indonesia, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Nguyen Xuan Thuy juga menegaskan bahwa instansi diplomatik harus bertugas membuka jalan, selalu memberikan penilaian dan prakiraan merapati penyesuaian politik negeri setempat, pengaruh-pengaruhnya terhadap lingkungan keamanan. Pada latar belakang situasi kesulitan umum dunia, tapi nilai perdagangan bilateral Vietnam-Indonesia tetap mencapai kira-kira USD 4,7 miliar per tahun dan yang penting ialah dua pihak telah menetapkan kerangka hubungan strategis. Dia mengatakan: “Indonesia disamping sedang muncul sebagai satu pasar yang potensial. Indonesia tetap melakukan penyesuaiaan tentang politik makro, sekaligus juga tetap mengembangkan peranan di gelanggang internasional. Itulah pelajaran-pelajaran yang bisa kita pakai sebagai pertimbangan dan kami melihat harus bertanggung jawab mempelajari dan menguasai perubahan-perubahan, tepat waktu memberikan masukan kepada Partai Komunis dan Negara untuk mencari metode memperkuat kerjasama”.
Sampai sekarang, barang ekspor Vietnam telah memasuki pasar di 200 negara dan teritorial. Pada tahun 2013 ini, hampir semua pasar telah mencapai nilai ekspor seperti target semula. Ini merupakan hasil dengan sumbangan yang tidak kecil dari semua kantor perwakilan diplomatik di luar negeri.
Berpadu tenaga demi tujuan integrasi.
Berlangsung pada saat Tanah Air sedang mengalami perubahan-perubahan, Konferensi Diplomatik kali ini mempunyai banyak makna. Pada latar belakang bahwa hanya tinggal 7 tahun lagi Vietnam menyelesaikan target industrialisasi dan modernisasi, sumbangan-sumbangan pendapat yang sepenuh hati dari semua kantor perwakilan diplomatik Vietnam di luar negeri akan turut menggelarkan secara efektif politik luar negeri, kebijakan integrasi internasional komprehensif, memberikan prestasi-prestasi lebih lanjut lagi kepada Tanah Air./.








