Dalam beberapa hari terakhir, Iran dan Amerika Serikat (AS) terus saling mengeluarkan pernyataan keras. Dalam pesan terbarunya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran sama artinya dengan perang besar-besaran terhadap negara tersebut.
Sebelumnya, pada 17 Januari, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa “sudah saatnya mencari pimpinan baru di Iran” dan mengkritik bahwa “pemerintah Iran menyelenggarakan negara dengan mengandalkan penindasan”. Pernyataan Presiden AS tersebut dikeluarkan setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump harus bertanggung jawab atas korban jiwa dan kerusakan dalam huru hara yang terjadi baru-baru ini di Iran. Ia juga menuduh Donald Trump melakukan intervensi, memberikan komentar secara terbuka dan menghasut pelaku huru hara dengan komitmen dukungan militer.
Situasi ketidakstabilan di Iran dalam beberapa hari terakhir telah mereda. Sekolah-sekolah kembali dibuka pada 18 Januari, sementara layanan internet secara bertahap mulai dipulihkan.








