Setiap gerai menjual barang-barang hiasan yang berbeda. Semuanya juga kental dengan rasa Hari Raya Tet tradisional.
Seorang pedagang berbagi: "Barang-barang hiasan ini dibuat secara manual dari akhir bulan Desember, hingga sekarang, tampaknya selesai".
Hiasan-hiasan beranekaragam dengan nampan lima jenis buahan, bunga persik, konfeti kertas, dan sebanyaknya, harnyanya bisa mencapai beberapa juta VND.
Bagi banyak keluarga, tradisi memasang kaligrafi merupakan sebagian esensial pada Hari Raya Tet tradisional.
Lukisan-lukisan yang kental dengan identitas Hari Raya Tet dulu.
Para pedagang juga menjual beragam jenis bunga palsu dengan berwarna-warni.
Tahun ini, Tahun Ular, maka berbagai stiker dan gantungan maskot ular menjadi barang yang tidak bisa kurang.
Siapa pun juga ingin membawa warna merah dan warna Tet ke rumahnya untuk memohon tahun baru yang penuh kedamaian dan keberuntungan.