Desa Chut kini tidak lagi menyisakan pemandangan sunyi dan hamparan berlumpur akibat banjir bandang bersejarah tahun lalu. Dukungan pemerintah yang tepat waktu serta solidaritas masyarakat telah mengubah wilayah terdampak banjir tersebut menjadi tempat yang penuh gairah hidup lengkap dengan infrastruktur yang telah diperbaiki agar lebih tahan bencana di masa depan. Saat berdiri di dalam rumahnya yang baru selesai, Duong Van Hien seperti sedang bermimpi. Rumah lamanya terkubur lumpur tepat saat fondasinya baru mulai dibangun. Kini, berkat bantuan senilai 80 juta VND (setara lebih dari 3.000 dolar Amerika Serikat) dari pemerintah daerah dan para dermawan, serta kebijakan pertukaran lahan yang fleksibel, keluarganya telah memiliki rumah kokoh di pinggir jalan utama.
“Kami sangat gembira, keluarga kami akhirnya bisa tinggal di rumah baru. Setelah hampir dua bulan, pembangunan rumah ini sudah selesai tepat waktu sehingga bisa merayakan Hari Raya Tet di rumah baru. Tinggal sini terasa sangat tenang, kami tidak lagi dihantui rasa takut akan bencana alam karena jauh dari aliran air”.
Hoang Van On (tengah) di depan rumah barunya (Foto: An Kien/VOV Tay Bac) |
Kegembiraan serupa juga dirasakan oleh keluarga Hoang Van On, salah satu rumah tangga prasejahtera di desa tersebut. Banjir bandang bersejarah tahun lalu telah menenggelamkan rumah dan harta benda keluarga dengan 5 orang anggota keluarga itu di bawah timbunan pasir setinggi dua meter. Berkat dukungan pemerintah kecamatan dan aparat terkait dalam penyediaan bahan bangunan dan tenaga kerja, Hoang Van On merasa sangat terharu kini dapat tinggal di rumah yang kokoh.
“Semua harta benda kami telah hilang terkubur pasir, termasuk kehilangan sekitar 280 pohon bibit padi. Jika tidak ada bantuaan dari pelaku usaha, pasukan gerilyawan dan pasukan keamanan publik, mungkin rumah saya belum selesai bangunnya. Sekarang, saya merasa sangat gembira dan tenang berproduksi”.
Segera setelah bencana alam, Kecamatan Van Ban telah berupaya sekuat tenaga untuk mengatasi dampaknya. Prioritas utama adalah membantu 20 rumah tangga yang kehilangan rumah agar dapat mendapat tempat tinggal sebelum Hari Raya Tet 2026. Hal baru dalam mengatasi dampak kali ini adalah prosedur administrasi pertahanan yang ditangani secara akseleratif, guna menjamin aspek legalitas tertinggi bagi masyarakat. Nguyen Manh Ha, Wakil Ketua Komite Rakyat Kecamatan Van Ban menyampaikan:
“Semua tugas yang dimandatkan oleh provinsi sudah kami selesaikan sebelum Hari Raya Tet. Menjelang Hari Raya Tet, masyarakat telah mendapat surat kepemilikan lahan, mendapat rumah baru yang layak dan yang terpenting keamanan mereka terjamin”.
Warga desa Chut merasa sangat gembira dapat panen yang berlimpah-ruah (Foto: An Kien/VOV Tay Bac) |
Rumah-rumah dibangun dengan penuh percepatan namun tetap sarat akan rasa kasih sayang. Penyerahan surat kepemilikan lahan dan hamparan yang mulai menguning seolah menyambut datangnya Musim Semi di Desa Chut, mengusir memori kelam bencana alam, dan menegaskan daya hidup yang tangguh di bumi ini.
Kehidupan kini telah berubah di Desa Chut. Luka lama dan rasa sakit akibat bencana mulai sembuh, dan kehidupan baru telah bangkit, menjanjikan masa depan yang lebih cerah di desa ini.








