|
Etnis Lu di Provinsi Lai Chau berjumlah hampir 6.800 orang, pada pokoknya bermukim di 4 dusun di Kecamatan Ban Hon, Kabupaten Tam Duong.
|
|
Meski mengalami banyak kesulitan, tetapi warga etnis Lu menjalani kehidupan yang sangat optimis dan selalu mementingkan pelestarian ciri-ciri budaya tradisional etnisnya.
|
|
Sebagian besar perempuan paruh baya etnis Lu mewarnai giginya menjadi hitam.
|
|
Hampir semua keluarga warga etnis Lu di Dusun Hon memiliki alat tenun untuk membuat pakaian tradisional mereka sendiri.
|
|
Bahan utama untuk membuat pakaian tradisional adalah kapas yang ditanam atau diambil dari hutan.
|
|
Sebelum menikah, gadis etnis Lu harus alih menyulam dan menenun untuk membuat pakaian bagi semua anggota keluarga.
|
|
Pakaian warga etnis Lu Lu sangat khas, dengan motif-motif yang sangat unik.
|
|
Perempuan etnis Lu sebagian besarnya ahli dalam menenun dan memintal benang untuk membuat pakaian tradisional sendiri.
|
|
Pada hari raya dan festival, atau saat keluarga menyambut tamu, perempuan etnis Lu akan mengenakan gaun 2 lapis dengan motif 3 lapis yang dihias dengan indah.
|
|
Selain pakaian tradisional, pakaian pertunjukan warga etnis Lu dinilai berada dalam kelompok pakaian yang paling khas di antara etnis-etnis minoritas di Provinsi Lai Chau.
|
|
Pemandangan alam yang primitif dan tenang tenteram di Dusun Hon juga menjadi aksentuasi untuk menyerap lebih banyak kedatangan wisatawan selama tahun-tahun belakangan ini.
|
|
Karena menghargai kebudayaan tradisional dan melestarikan pemandangan alam, dusun-dusun pemukiman warga etnis Lu telah menjadi destinasi dari banyak wisatawan domestik dan mancanegara.
|








