Pada malam hari yang sama, Kementerian Dalam Negeri Qatar menyatakan bahwa fasilitas gas besar negara ini di daerah Ras Laffan, yang terletak di pantai Teluk Persia, telah diserang Iran, sehingga menyebabkan kebakaran hebat. Sebelumnya, televisi negara Iran mengumumkan bahwa Teheran akan menyerang infrastruktur energi di negara-negara Teluk, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, sebagai balasan atas serangan udara Israel terhadap ladang gas terbesar Iran di Provinsi Bushehr, Iran Selatan, yang terjadi pada Rabu siang (18 Maret).
Dalam sebuah pesan di media sosial X pada malam hari yang sama, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi negara itu dapat menimbulkan akibat yang tidak bisa terkendali.
Sebelumnya, dalam sebuah unggahan di media sosial X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, juga mengecam keras serangan udara Israel terhadap ladang gas terbesar Iran. Ia menganggapnya sebagai tindakan berbahaya dan tidak bertanggung jawab serta merupakan eskalasi militer yang membahayakan stabilitas seluruh kawasan.








