logo

Masyarakat Gaza Rayakan Idul Fitri di Tengah Pembatasan Ketat yang Diberlakukan Israel

2026/3/21 | 07:56:47
(VOVWORLD) - Menurut kantor berita Palestina (WAFA), ratusan orang melaksanakan salat Idul Fitri di area terbuka di Gaza di tengah kehancuran yang meluas dan pembatasan ketat yang diberlakukan Israel. 

Sementara itu, di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, tempat tersuci ketiga bagi umat Muslim, ratusan orang terpaksa melaksanakan salat di luar setelah Israel menutup masjid tersebut menyusul serangan terhadap Iran.

Umat Muslim Palestina menghadiri salat Idul Fitri di Kota Gaza, 20 Maret 2026. Foto: REUTERS/Dawoud Abu Alkas

Selama Idul Fitri tahun ini, Israel menutup semua gerbang perbatasan ke Gaza menyusul serangannya terhadap Iran pada 28 Februari. Gerbang perbatasan Kerem Shalom telah dibuka kembali beberapa hari kemudian untuk menerima bantuan kemanusiaan terbatas. Sementara itu, gerbang perbatasan Rafah, yang dibuka kembali pada 19 Maret, memungkinkan sejumlah kecil warga Palestina yang terluka atau sakit untuk pergi ke Mesir untuk diobati, atau kembali ke Gaza untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka. Dilaporkan bahwa Lebih dari 1.100 masjid dari sekitar 1.240 masjid di Gaza telah hancur akibat konflik tersebut.

TAG
VOV/VOVworld/Masyarakat Gaza/Idul Fitri/Pembatasan Ketat yang Diberlakukan Israel

Yang lain