Menjamin kepentingan nasional.
Presiden Hamid Karzai memberitahukan bahwa dia menolak menandantangani BSA dengan Amerika Serikat karena BSA menyisihkan beberapa hak prioritas istimewa untuk serdadu-serdadu Amerika Serikat seperti hak kekebalan sepenuhnya terhadap undang-undang setempat, bisa bebas melakukan serangan terhadap sasaran-sasaran terorisme dan bebas memeriksa semua masjid dan rumah penduduk. Selain itu, menurut kalangan pengamat, Presiden Hamid Karzai tidak menandatangani naskah tersebut karena dia terlalu kecewa dalam hubungan dengan Amerika Serikat dalam dua masa bakti memegang kekuasaan. Presiden Hamid Karzai terus-menerus mengecam Amerika Serikat dan NATO ketika mengatakan bahwa justru semua tindakan militer Amerika Serikat dan NATO yang telah mengakibatkan instabilitas di Afghanistan dan tidak dapat menjamin keamanan negara ini. Sebagai pangkalan bagi Amerika Serikat dan sekutu-nya melakukan tindakan-tindakan anti terorisme di seluruh kawasan Asia Tengah dan Asia Selatan, maka Afghanistan, dalam waktu lalu, telah menjadi sasaran bagi pasukan Taliban dan Al Qaeda untuk melakukan serangan balasan. Negara ini telah menuntut kepada Amerika Serikat supaya membela rakyat dalam menghadapi serangan yang dilakukan Taliban, tapi telah ditolak.
Berhadapan dengan tekanan yang tidak kecil tentang keamanan dan ekonomi
Setelah 12 tahun mengalami peperangan, meski Presiden Hamid Karzai menegaskan: Tentaranya sekarang telah membela 93% wilayah, tapi hal ini tidak berarti bahwa kemampuan keamanan negara ini menjadi baik. Opini umum menyatakan kesangsian terhadap kemampuan menjamin keamanan sendiri dari Afghanistan, meskipun Amerika Serikat telah menggunakan waktu bertahun-tahun untuk mendidik pasukan keamanan negara ini. Oleh karena itu barang kali dari akhir tahun 2013 lalu, Presiden Hamid Karzai melakukan kunjungan di India dengan harapan menerima paket bantuan militer dari kekuasaan New Delhi. Presiden Hamid Karzai setuju menandatangani Perjanjian Kerjasama dan Hubungan Persahabatan berjangka panjang dengan Iran di banyak bidang seperti politik, keamanan, ekonomi, stabilitas regional.
Tidak menandatangani BSA dengan Amerika Sedrikat sama artinya dengan Presiden Hamid Karzai menyerahkan tanggung jawab kepada penerus pasca pemilu Presiden pada 5 April mendatang. Kalangan pengamat internasional juga beranggapan bahwa AS tidak sederhana hanya ingin mempertahankan pasukan-nya di Afghanistan saja, melainkan yang lebih jauh yalah menjamin kehadiran militer dan pengaruhnya di kawasan strategis Asia Selatan yang penting ini./.








