logo

Nuansa Musim Semi Thang Long Melalui Ritual-Ritual Tradisional

2026/2/15 | 07:28:00
(VOVWORLD) - Di tengah sektor kuno Kota Hanoi, Upacara pembukaan Gerbang O Quan Chuong (O Quan Chuong adalah gerbang kota tua di Kota Hanoi) pada tgl 8 Februari pagi menghadirkan kembali ritual-ritual tradisional, prosesi arak-arakan dan warna-warni budaya yang unik. Event tersebut merayakan Musim Semi Thang Long, mengingatkan kembali akan kedalaman sejarah, kesadaran batin, dan identitas budaya Ibu kota lama.
Mulai dini pagi, di tengah cuacana gerimis musim semi, kawasan O Quan Chuong menarik wisatawan dan masyarakat untuk mengikuti Upacara pembukaan Gerbang O Quan Chuong. Ini merupakan ritual yang mengawali rangkaian program "Hari Raya Tet Vietnam - Hari Raya Tet di kota", menghadirkan kembali adat istiadat perayaan musim semi tradisional dari masyarakat Hanoi dulu. 
Ritual tersebut dilaksanakan di tengah suara genderang dan bonang sehingga menciptakan detik khidmat di sektor kuno. O Quan Chong bersifat simbolik sekaligus menyatakan ucapan penyambutan musim semi baru dan mengingatkan nilai sejarah serta budaya Ibu kota lama. 

Di tengah suasana yang khidmat, para anggota prosesi dengan pakaian tradisional melewati pintu bengteng sehingga menarik perhatian para wisatawan dan masyarakat. 

Rombongan anak-anak yang mengenakan pakaian tradisional menarik kuda-kuda kayu Thong Dong - pola main yang familiar dari masyarakat Hanoi pada awal abad ke-20. Citra ini mengingatkan pada kenangan masa anak-anak yang sederhana, memanifestasikan penerusan budaya tradisional dari generasi ke generasi. 
Sorotan program tersebut adalah prosesi arak-arakan mengumumkan kabar datangnya musim semi dengan partisipasi 15 ekor kuda. Gambaran prosesi lewat jalan-jalan mengingatkan pada citra pasukan kavaleri Dai Viet dulu, menyimboli kekuatan, keberanian, dan semangat kepahlawanan  tradisional. 
Di tengan suasana warisan yang bersejarah, prosesi arak-arakan dengan bendera, pakaian tradisional serta musik upacara yang khidmat memanifestasikan ciri budaya yang khas, mengawali perjalanan menyebarkannya nuansa musim semi ke kawasan kota kuno Hanoi. 
Rombongan pawai busana kuno yang mengenakan ratusan busana tradisional menciptakan aliran yang warna-warni yang terkesan di kawasan kota kuno.
Suasana Festival Musim Semi semakin meriah dengan tarian tradisional "Con di danh bong". 
Suara genderang dan bonang yang berpadu dengan warna-warni festival menciptakan gambaran musim semi yang hidup dan semarak.
Para pemuda peserta pawai busana kuno dengan khidmat dan anggun melintasi jalan-jalan di kawasan kota kuno
Ruang kawasan kota kuno menjadi panggung budaya yang nyata, tempat di mana ritual-ritual festival dihadirkan kembali di tengah-tengah warisan perkotaan khas di Kota Hanoi. 
Warna-warni busana kuno, bendera festival dan musik festival menghadirkan musim semi tradisinonal di setiap sudut jalan.
Perjalanan rombongan pejalan kaki melewati jalan-jalan kota tua tampak bagaikan sebuah lukisan festival yang hidup dan semarak.
Masyarakat dan wisatawan bersama berbaur pada kegiatan-kegiatan tradisional pada awal musim semi. 
Busana tradisional yang berwarna-warni menghadirkan kembali nuansa Hari Tet, sekaligus menyebarkan keindahan budaya Thang Long dulu. 
Prosesi arak-arakan memasuki halaman Kuil Kim Ngan setelah perjalanan melewati jalan-jalan. Di tengah suasana yang khidmat dan hormat, ritual-ritual dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada para leluhur, dan memohon tahun baru yang damai tenteram untuk masyarakat di kawasan kota kuno Hanoi.
Di ruang warisan, berbagai ritual yang diselenggarakan dengan khidmat telah menonjolkan makna religi serta nilai budaya tradisional dalam kehidupan masyarakat Kota Hanoi pada saat Hari Raya Tet tiba, musim semi datang. 
Upacara Cao yet (atau melaporkan) dilaksanakan oleh para lansia, badan pelaksana ritual, masyarakat dan wisatawan. 
 
Para seniman menulis kaligrafi "Ma dao thanh cong" untuk dipasang di pohon Neu pada Hari Raya Tet. 
Upacara meletakan pohon Neu dilaksanakan oleh para seniman sesuai dengan adat istiadat tradisional. Pohon ini dihiasi dengan banyak barang sesajian yang bermakna spiritual, melambangi harapan akan kedamaian, keberuntungan dan mengusir hal yang tidak bagus pada tahun baru. 
Kegiatan ini membantu masyarakat, khususnya kalangan muda lebih mengerti tentang makna budaya dan kepercayaan dalam kehidupan masyarakat Vietnam. 
Acara tarian Bong Trieu Khuc menyerap partisipasi para pengunjung. Tarian rakyat yang unik ini memiliki makna memohon panen yang berlimpah ruah, memohon kebahagiaan dan menyatakan semangat gembira dalam festival tradisional. 
Para seniman-seniwati Kelompok nyanyian rakyat Xoan Phu Tho mempertunjukkan nyanian Xoan di depan pintu Kuil Kim Ngan dalam program kegiatan budaya Hari Tet. Kegiatan ini turut mendekatkan nyanyian Xoan dengan masyarakat perkotaan. 

TAG
VOV/VOVworld/Corak Musim Semi/Sektor Kuno/Benteng Thang Long/Kuil Kim Ngan/Hari Raya Tet

Yang lain