logo

Orang yang Menulis Tanda Tangan pada Bendera Kemenangan dalam Operasi Tay Nguyen

2025/3/20 | 08:00:00
(VOVWORLD) - Bendera pembebasan yang dipasang di atap Pos Komando pasukan musuh di Kota Buon Ma Thuot, Provinsi Dak Lak pada Operasi Tay Nguyen tahun 1975 merupakan benda yang sakral dan kebanggaan dari sejarah Vietnam. Padabendera ini, ada catatan khusus yang ditulis oleh prajurit Hoang Phuc Hung, yang mencatat kemenangan pasukan Bac Thai pada pukul 11.00 pagi tgl 11 Maret tahun 1975.
 

Setelah 50 tahun, kisah tentang bendera itu tetap diungkapkan oleh veteran perang Hoang Phuc Hung dengan penuh kehormatan.           

Model tentang tanda tangan yang ditulis oleh Kolonel Hoang Phuc Hung pada bendera kemenangan (Foto: VOV)

Selama menjadi tentara, veteran perang Hoang Phuc Hung telah ikut pada banyak pertempuran, menginjakkan kakinya di semua medan perang. Tapi, bagi dia yang  paling dia kenang ialah pertempuran pada serangan umum Tay Nguyen tahun 1975. Dalam pertempuran pada bulan Maret tahun itu, pasukan infanteri Vietnam dengan cepat menyerang markas komando utama dari pasukan musuh. Bendera kemenangan berkibar, pasukan-pasukan memasuki Kota Buon Ma Thuot. Veteran perang Hoang Phuc Hung mengenangkan kembali:   

“Pada saat itu, ketika mendongakkan ke kepala tiang bendera utama musuh, telah melihat bendera setengah merah dan setengah biru dengan bintang kuning berkibar. Untuk mencatat detik-detik ini, saya telah bilang kepada seorang prajurit untuk menurunkan bendera, dan saya telah menggunakan pena untuk menulis di bagian kanan di bawah bendera dengan tanda tulisan “B2-C1-D7 – rombongan Bac Thai telah memasang bendera pertama ini ke Pos Komando F23 (Buon Ma Thuot) pada pukul 11.00 pagi tgl 11 Maret tahun 1975”.       

Pertempuran kunci untuk mengawali pendekatan Kotamadya Buon Ma Thuot pada Operasi Tay Nguyen telah meraih kemenangan yang cemerlang. Veteran perang Hoang Phuc Hung dan kawan-kawan sekesatuaannya telah turut menciptakan kemenangan tersebut. Sekarang, bendera asli sedang disimpan di Kamar tradisional Resimen 98, Divisi 316. Bendera kemenangan yang berkibar di atap Pos Komando Musuh hari itu merupakan benda yang sakral dan membutikan semangat tempur yang gigih, semangat mengorbankan diri secara gagah-berani dari generasi-generasi para perwira dan prajurut Divisi 316 pada umumnya dan Resimen 98 pada khususnya.

“Para prajurit Resimen 98 selalu berupaya mengembangkan kemenangan-kemenangan dari generasi-generasi pendahulu guna membantu Resimen 98 menjadi Resimen pahlawan pada periode pembaruan”.

Menghadapi tuntutan revolusi yang semakin meningkat, setiap perwira dan prajurit seluruh Resimen bertekad membangun resimen menjadi kuat dan mantap secara komprehensif, turut memcerahkan tradisi resimen pada waktu mendatang”.    

Perang sudah lewat, prajurit Hoang Phuc Hung terus berdinas dalam tentara, pangkatnya naik menjadi Kolonel, dan memegang jabatan sebagai Inspektur Politik Resimen 98, Divisi 316, Daerah militer 2, kemudian menjadi dosen  di Akademi Politik. Tetapi, dia selalu berpikir-pikir dia adalah komendan militer, langsung mengomandani pertempuran dan langsung melihat pengorbanan para kawan sekesatuan. Ada prajurit-prajurit yang gugur di sarangnya musuh, tidak dapat menyaksikan detik kemenangan dari tanah air. Di antaranya, ada banyak orang sampai sekarang belum ditemukan makamnya. Veteran perang Hoang Phuc Hung mengatakan:               

Lebih dari 30 tahun bekerja di tentara, dalam pikiran saya, semua memori tentang pertempuran-pertempuran sangat mendalam, semua kesusahpayahan dan kesulitan yang dihadapi atau rasa kawan sekesatuan tidak bisa dilupakan. Terutama para kawan sekesatuan yang bersama-sama bertempur tapi sudah gugur, sampai sekarang, ada banyak kawan yang makamnya belum ditemukan. Berkat pengorbanan tersebut maka bangsa Vietnam mendapatkan kehidupan damai seperti dewasa ini. Oleh karena itu, saya berpikir harus bertanggung jawab dan berupaya mencari makam-makam mereka”.

Kemenangan tahun itu dan semua memori di medan perang dulu telah disimpan oleh veteran perang Hoang Phuc Hung dalam buku catatan pertempuran yang dilestarikan secara terinci selama puluhan tahun ini. Di halaman kertas yang warnanya telah berubah karena waktu ialah tanda tangan yang kental dengan memori masa cemerlang.

Setiap kali membuka buku, pertempuan-pertempuran tahun lalu tampak terwujud kembali secara hidup-hidup dalam pikiran veteran perang yang usianya telah  lanjut. Dan di dalamnya, pertempuran pada tgl 11 Maret 1975 serta bendera kemenangan dengan tulisan tangannya selalu menjadi memori yang tidak bisa dilupakan.

TAG
VOV/VOVworld/tanda tangan/bendera kemenangan/Operasi Tay Nguyen/Hoang Phuc Hung

Yang lain