PM Pham Minh Chinh (kanan) dan Dubes Jepang untuk Vietnam (Foto: Lai Hoa/VOV) |
Pada pertemuan tersebut, PM Pham Minh Chinh meminta Jepang supaya memberikan solusi bantuan yang sesuai, dan langsung melalui pemberian pasokan sejumlah minyak mentah yang rasional bagi Vietnam dari sumber cadangan Jepang. PM Pham Minh Chinh juga meminta Jepang memfasilitasi akses Vietnam terhadap sumber bahan bakar terutama saat Pemerintah Jepang tengah meninjau penyediaan 80 juta barel dari gudang cadangan guna mengurangi dampak akibat konflik di Timur Tengah.
Selain sektor energi, PM ingin memperkuat dan mendorong kunjungan tingkat tinggi dan meminta kedua negara supaya memperkuat kerja sama pertahanan-keamanan, dan kerja sama di berbagai bidang baru seperti kecerdasan buatan (AI), pesawat nir-awak (UAV), basis data, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sebagainya. PM juga menginginkan agar Jepang terus mendukung Vietnam melalui bantuan pendidikan sumber daya manusia, pendanaan dan transfer teknologi tinggi di sektor teknologi angkasa luar.
Di lain pihak, Dubes Jepang untuk Vietnam, Ito Naoki menekankan bahwa Jepang akan terus membantu Vietnam untuk mengembangkan sektor teknologi angkasa luar. Ia memberitahukan akan berbagi informasi dan melaporkan permohonan Vietnam kepada Perdana Menteri Jepang terkait pembukaan gudang cadangan 80 juta barel minyak. Langkah ini diharapkan dapat membantu Vietnam untuk mengurangi dampak akibat konflik di Timur Tengah.








